ABSTRAK
Nata, Rudi.
2013. “Eksplorasi Senyawa Metabolit Sekunder dari Fraksi Polar Ekstrak N-Heksan
Kulit Batang Bulian (Eusideroxylon zwagerii
T et B)”. Skripsi,
Program Studi S1 Kimia, Jurusan MIPA, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas
Jambi, Pembimbing (I) Afrida S.Si., M.Si, Pembimbing (II) Drs. Haryanto, M.Kes.
Kata
kunci : Eusideroxylon zwagerii, fitokimia, ekstraksi, fraksinasi, TLC, UV-IR.
Bulian adalah salah satu jenis tanaman
di Indonesia yang mempunyai nilai sosial budaya dan ekonomi tinggi. Kayu bulian banyak digunakan sebagai bahan bangunan, seperti untuk
konstruksi jembatan, tiang listrik, perkapalan, tiang rumah, lantai rumah,
kusen jendela dan pintu, hiasan rumah dan peralatan rumah tangga karena sifat
kayunya yang termasuk memiliki sifat kekuatan dan keawetan nomor satu. Sejauh ini
beberapa peneliti sudah melakukan riset pada serbuk kayu bulian dan tidak pada
kulit batangnya.
Penelitian ini bertujuan
untuk mengeksplorasi metabolit sekunder dari
tanaman bulian (Eusideroxylon zwagerii
T. et B).
Penelitian ini dilakukan dalam tujuh tahap, meliputi preparasi sampel, skrinning
fitokimia, ekstraksi, partisi, fraksinasi, TLC dan identifikasi dengan UV-Vis dan
FTIR.
Hasil yang
diperoleh dari penelitian ini adalah pada skrinning fitokimia ekstrak kulit
batang bulian menunjukkan hasil yang positif terhadap uji fenol, uji flavonoid
dan uji triterpen sedangkan untuk uji alkaloid dan saponin menunjukkan hasil
yang negatif. Dari proses isolasi diperoleh sebuah senyawa yang menunjukkan dua
puncak pada spektrum UV-nya yaitu pada panjang gelombang 252 nm dan 271 nm. Sementara itu dari spektrum IR-nya isolat tersebut
diketahui memiliki serapan pada bilangan gelombang 3463.53 cm-1 yang diketahui sebagai gugus fungsi O-H, kemudian pada bilangan
bilangan gelombang 2924.52 cm-1 yang
diketahui sebagai gugus C-H alifatik,
selanjutnya ada gugus C=C aromatik yang tampak pada 1595.81 cm-1, gugus C-O yang tampak
pada 1231.33 cm-1, dan gugus C-H aromatik
yang tampak pada 820.563 cm-1.
Dari Hasil
penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kulit batang Bulian mengandung senyawa
golongan Fenolik, Flavonoid dan Triterpen. Dari proses isolasi didapat sebuah
isolat (fraksi 25) yang menunjukkan dua pita pada spektrum UV yaitu pada panjang gelombang 252 nm dan 271 nm. Pita tersebut diduga sebagai gugus Benzena.
Dan dari spektrum IR-nya isolat tersebut
diketahui memiliki gugus fungsi O-H, C-H alifatik, C=C aromatik, C-N, C-O dan
C-H aromatik. Senyawa ini teridentifikasi sebagai senyawa golongan Fenolik.
